Sabtu, 22 Mei 2010

CEBAKAN STRATABOUND

Beberapa cebakan bijih, seperti timbal, zinc, dan tembaga terdapat dalam batuan sedimen. Mineral bijih: galena, sphalerit, kalkopirit, dan pirit, terdapat sebagai lapisan yang terkesan sebagai lapisan umumnya. Lapisan mineral sulfida diapit dan sejajar dengan perlapisan sedimen dimana mineral sulfida berada, karena itu dinamakan cebakan stratabound (stratabound mineral deposits). Tampaknya seperti sedimen, tetapi kejadiannya bukan oleh proses sedimentasi.

Kebanyakan endapan stratabound berasal dari diagenesa. Cebakan stratabound terbentuk ketika larutan hidrotermal menerobos dan bereaksi dengan sedimen halus (muddy). Reaksi antara butiran sedimen dan larutan menyebabkan pengendapan mineral bijih. Biasanya pengendapan mineral bijih sebelum sedimen menjadi batuan.




Sumber: Sapiie, Benyamin, dkk. anonim. Geologi Fisik. Bandung: ITB.

ENDAPAN FOSFOR

Endapan sedimen mineral fosfor yang merupakan bahan utama pupuk (fertilizer), terbentuk melalui presipitasi apatit [Ca5(PO4)3(OH.F)] dari air laut, air di permukaan laut tidak ada fosforus, karena ikan dan binatang marine lainnya mengekstrak fosforus untuk membuat tulang, kerangka dan bagian tubuh keras lainnya. Ketika binatang ini mati dan tenggelam di dasar laut, tubuhnya lambat laun membusuk dan melepaskan fosforus di air laut dalam. Jika air laut yang kaya akan fosforus ini terbawa ke atas oleh arus, dapat terjadi presipitasi apatit. Sedimen yang kaya akan fosforus saat ini terbentuk di lepas pantai Barat Afrika dan Amerika Selatan, tetapi umumnya proses ini berlangsung pada masa lampau, terutama pada saat air laut dangkal menggenangi daerah yang luas di benua.


Sumber: Sapiie, Benyamin, dkk. anonim. Geologi Fisik. Bandung: ITB.

ENDAPAN EVAPORIT (EVAPORIT DEPOSITS)

Evaporite deposits terbentuk oleh penguapan air danau atau air laut. Lapisn-lapisan presipitasi garam merupakan akibat dari penguapan. Garam yang meresap dari air danau berkomposisi natrium karbonat (Na2CO3), natrium sulfat (Na2SO4), dan borax (Na2B4O7.1OH2O). Yang lebih umum dan penting dari penguapan air danau adalah ‘penguapan marin’ diakibatkan oleh penguapan air laut

Adapun garam-garam dari penguapan air laut :

  • Gypsum (CaSO4.2H2O).

  • Halite (NaCl).

  • Carnallite (KCl.MgCl2.6H2O).

Dari proses penguapan marin menghasilkan :

  • Garam yang kita makan/pergunakan.

  • Gypsum untuk plaster.

  • Potassium (K) untuk penyubur tanaman.



Sumber: Sapiie, Benyamin, dkk. anonim. Geologi Fisik. Bandung: ITB.


ENDAPAN BESI (IRON DEPOSITS)

Peradapan modern bergantung lebih pada besi daripada logam industry lainnya. Beberapa konsentrasi besi yang besar di dunia terdapat dalam batuan sedimen tua, yang umutnya jutaan tahun, seperti yang terdapat di Brazilia, Kanada, Afrika Selatan dan Australia. Endapan ini terletak diantara batuan sedimen kimia yang jenisnya sangat tidak umum sebagaimana batuan sedimen kimia yang kita kenal. Endapan ini seluruhnya berasal dari sedimen kimia atau mungkin biokimia, dan mengubah detritus lepas, meskipun kebanyakan berselingan dengan batuan sedimen klastik. Setiap bagian dari endapan besi yang berlapis ini memperlihatkan presipitasi kimia, tetapi penyebabnya belum jelas. Endapan sedimenter mineral besi tersebar luas,tetapi kandungan besi dalam rat-rata air laut begitu kecil sehingga tentunya tidak mungkin endapan semacam itu terbentuk dari paenguapan air laut (seperti air laut yang sekarang). Kemungkinan dapat dijelaskan dengan kimia air laut purba dengan kadar endapan 15 – 30% berat Fe. Bisa jadi perbedaan utama air laut purba dan air laut sekarang dimana terjadi akumulasi endapan besi adalah kandungan oksigen di dalam air. Jika kandungan oksigen dipermukaan sangat rendah maka sejumlah besar Fe2+ terlarut dapat diendapkan sehingga dapat disimpulkan kadar oksigen pada atmosfir zaman purba sangat rendah dibandingkan sekarang.


Sumber: Sapiie, Benyamin, dkk. anonim. Geologi Fisik. Bandung: ITB.

CEBAKAN MINERAL SEDIMENTER

Istilah ini dipergunakan untuk setiap konsentrasi lokal mineral yang terbentuk oleh proses sedimentasi. Setiap proses sedimentasi dapat membentuk konsentrasi lokal mineral, tetapi biasanya dipergunakan untuk cebakan mineral yang terbentuk oleh presipitasi bahan dalam larutan.

Contoh endapan sedimenter yang ekonomis misalnya endapan pasir besi (Fe) dan fosfor (P). Ada tiga tipe endapan sedimenter:

  • Evaporite deposits.

  • Iron deposits.

  • Stratabound deposits.


Sumber: Sapiie, Benyamin, dkk. anonim. Geologi Fisik. Bandung: ITB.


CEBAKAN MINERAL RESIDUAL

Cebakan mineral residual merupakan akibat dari pelapukan pada batuan. Pelapukan terjadi karena batuan yang tersingkap dengan kondisi kimianya yang tidak stabil saat bersentuhan dengan air hujan dan atmosfir.

Terutama pelapukan kimiawi, yang menyebabkan konsentrasi mineral dengan melarutkan material yang dapat larut dan meninggalkan material yang sukar larut sebagai konsentrasi residu.

Contoh cebakan yang dibentuk melalui konsentrasi residu yang umum adalah laterit. Limonit merupakan salah satu diantara banyak mineral yang sukar larut pada pelapukan kimia. Pada daerah yang banyak hujan dan panas, daerah beriklim tropis, mineral lainnya perlahan akan tercuci (leache out) dari tanah (soil), tinggallah kerak limonit yang kaya akan besi pada laterit.

Di beberapa tempat tertentu, besi dapat ditambang dari laterit. Banyak yang dijumpai dan ditambang adalah laterite aluminous, lebih dikenal sebagai bauxite. Bauxite tersebar dimana-mana, tetapi terkonsentrasi di daerah tropis, karena di daerah ini pelapukan lateritic terjadi. Bauxite sangat mudah tererosi sehingga dapat disimpulkan umur cebakan bauxite saat ini masih muda. Lebih dari 90% cebakan bauxite yang ada terbentuk selama 60 juta tahun yang lalu, dan semua cebakan yang sangat besar terbentuk kurang dari 25 juta tahun yang lalu.



Sumber: Sapiie, Benyamin, dkk. anonim. Geologi Fisik. Bandung: ITB.

CEBAKAN MINERAL MAGMATIK

Proses parsial (partial melting) dan diferensiasi atau fraksinasi kristalisasi (fractional crystallization) magma dapat merupakan salah satu cara pembentukan cebakan mineral. Proses yang berlangsung sepenuhnya magmatik, seperti namanya.

Pegmatit terbentuk oleh fraksinasi kristalisasi magma granitik yang umumnya kaya akan konsentrasi elemen lithium, berrylium, cesium, dan niobium. Umumnya di dunia lithium ditambang di pegmatit.

Pemisahan kristal (Crystal settling), merupakan proses lain dari kristalisasi fraksional, dapat juga membentuk cebakan mineral ekonomis. Prosesnya terutama dalam magma basaltik yang viskositasnya rendah.

Ketika suatu dapur magma basaltik yang besar mengkristal, salah satu mineral yang mengkristal adalah khromit, mineral utama untuk bijih chromium (Cr). Kristal chromite mengendap di dasar magma, menghasilkan lapisan murni chromite.


Sumber: Sapiie, Benyamin, dkk. anonim. Geologi Fisik. Bandung: ITB.

ASAL ENDAPAN MINERAL BIJIH

Batu yang mengandung satu atau lebih mineral metalik yang untung jika ditambang dinamakan Ore atau mineral bijih. Suatu endapan dikatakan bijih sebenarnya dilihat dari nilai ekonomisnya, bila harga pengolahan dan harga pasaran berfluktuasi, suatu saat endapan mineral dikatakan sebagai bijih dan di saat lain bukan lagi. Pada saat ekstraksi didapatkan bahan logam dan juga bahan limbah (gangue) yang tidak memiliki nilai ekonomis. Proses ekstraksi tersebut menghasilkan timbunan limbah (tailing).

Kebanyakan bijih di dunia ini yang ditambang adalah berasal dari mineral bijih yang diendapkan oleh larutan hidrotermal. Asal larutan hidrotermal masih sulit dipecahkan. Beberapa larutan berasal dari pelepasan air yang terkandung dalam magma saat magma naik dan mendingin. Lainnya berasal dari air meteoric atau air laut yang bersirkulasi dalam kerak. Endapan mineral yang terbentuk oleh air laut yang terpanaskan aktifitas vulkanisme, dan endapannya berbentuk senyawa sulfide, yang dinamakan volcanogenic massive sulfide deposits.

Endapan mineral bijih dalam volcanogenic massive sulfide deposits asalnya dari batuan beke dari dalam kerak benua. Air laut yang terpanaskan bereaksi dengan batuan yang bersentuhan dengannya, menyebabkan berubahnya komposisi mineral dan larutannya. Misalnya feldspar berubah menjadi lempung dan epidot, piroksen menjadi khlorit.saat mineral mengalami transformasi, bahan (trace) logam seperti tembaga dan zinc, yang terdapat dalam substitusi atom, terbebas dan terkonsentrasi dalam larutan hidrotermal yang sedang terbentuk perlahan-lahan. larutan ini melalui rekahan batuan yang lebih dingin si sebelah pluton feldsik dan mengkristal pada urat dan rongga. Pada kondisi tertentu konsentrasi mineral bijih berasosiasi dengan gangue, dapat begitu massive sehingga menggantikan batuan aslinya (host rock). Tetapi kondisi lain, mineral bijih hadir dalam butiran kecil yang tersebar dalam host rock.


Sumber: Sapiie, Benyamin, dkk. anonim. Geologi Fisik. Bandung: ITB.

PENGERTIAN BLOG

Pada awalnya, kata blog dipakai sebagai kependekan dari Weblog, yaitu istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. John Barger menggunakan Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu di-update secara kontinyu dan berisi link ke website lainnya yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.

Roger Yim, seorang kolumnis San Francisco Gate, pada Februari 2001, menuliskan bahwa sebuah blog adalah persilangan antara diary seseorang dengan daftar link di internet. Scott Rosenberg dalam kolomnya di majalah online Salon pada bulan Mei 1999 menyimpulkan bahwa blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada batasan kumpulan link, tapi kurang instropektif daripada sebuah diary yang di simpan di internet.

Dalam www.harvard.edu, blog dapat didefinisikan sebagai susunan teks, gambar, objek, media, dan data yang disusun secara berurutan yang bisa ditampilkan pada browser HTML. Sementara itu menurut www.marketingterms.com, sebuah weblog adalah publikasi personal dari buah pikiran seseorang yang diterbitkan secara rutin.

Dalam www.computersprintersrepairhouston.com dan www.matisse.net menyatakan bahwa weblog pada dasarnya adalah sebuah jurnal yang tersedia di web. Aktivitas memperbaharui blog disebut blogging dan seseorang yang memiliki blog disebut bloger. Blog biasanya di-update setiap hari dengan menggunakan software yang memungkinkan mereka yang memiliki latar belakang teknis sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali bisa meng-update dan mengelola blognya. Tulisan pada blog hampir selalu berurutan.

Kata blog berasal dari kependekan weblog. Menjadi weblog, mengelola blog, atau menambahkan artikel pada blog yang sudah ada disebut blogging. Artikel pribadi di dalam blog disebut juga sebagai blog post, post atau entries. Seseorang yang memasukkan tulisan ini disebut blogger. Sebuah blog adalah perpaduan teks, hyper text, gambar dan link (link ke web lain atau video, audio, dan file lainnya). Blog menggunakan dokumentasi bergaya konversasional. Seringkali blog terfokus pada topik tertentu, seperti apa yang terjadi dalam politik dunia. Seringkali blog membicarakan pengalaman pribadi. Demikian definisi blog menurut www.wikipedia.org.

Kalau diambil benang merah seluruh definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa blog adalah sebuah sarana tulis-menulis tempat semua orang bebas mengekspresikan apa yang ingin disampaikan dan tulisan tersebut dapat dilihat oleh semua pengguna internet.

Blog pertama kali yang muncul kemungkinan besar adalah halaman Whats New pada browser Mosaic yang dibuat Marc Andersen pada tahun 1993. Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explore, Bahkan sebelum Netscape. Pada Januari 1994, Justin Hall memulai website pribadinya, Justins Home Page, yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat dikatakan sebagai blog pertama yang mirip dengan blog yang kita kenal sekarang.

Tahun 1998, jumlah blog yang ada diluar sana belumlah seberapa. Hal ini disebabkan saat itu dibutuhkan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat sebuah blog. Oleh sebab itu hanya mereka yang berkecimpung di dunia internet, System Administrator, atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan blog mereka sendiri.

Pada Agustus 1999, sebuah perusahaan yang berbasis di Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapapun mereka dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan blog-nya sendiri secara online dan gratis walaupun sebelum itu (Juli 1999) layanan membuat blog online dan gratis, yaitu Pitas, sudah ada dan telah membuat blogger bertambah hingga ratusan.

Saat ini jumlah blogger di Indonesia diperkirakan 250.000 orang lebih (www.ayongeblog.com). Secara keseluruhan, ada sekitar 88 juta blogger di seluruh dunia. Akan tetapi, ada beberapa tempat di dunia yang memiliki jumlah aktivitas blogging yang intens, yang oleh majalah Business Week disebut “Sabuk Blog Dunia”. Sebagai salah satu bentuk kemajuan perkembangan blogger di Asia, ada empat kota di Asia yang mendapatkan penilaian sebagai salah satu “Sabuk Blog Dunia” karena tingginya aktivitas posting dan komentar blog.

Bahwa Amerika Utara adalah wilayah dengan aktivitas blogger yang tertinggi di dunia. Mungkin hal ini disebabkan ditunjangnya kemudahan akses internet yang cukuo murah dan bisa dinikmati secara lebih merata oleh penduduk di daerah tersebut. Namun demikian, aktivitas blogger di negara-negara berkembang yang ditunjukkan oleh kota-kota seperti Mumbai, Jakarta, dan Mexico City tidak bisa dipandang sebelah mata. Saat ini, masyarakat sudah mulai “aware” dengan apa yang disebut blog, yaitu terbukti dengan berjibunnya buku yang mengulas blog yang banyak ditawarkan di toko-toko buku.

Secara sederhana, topic sebuah blog adalah daerah kekuasaan si blogger-nya tanpa ada edito atau boss yang ikut campur. Tema segila apapun dapat kita temukan sejalan dengan makin bermunculannya blog di internet.

Rebecca Blood menulis bahwa setelah ia membuat blog-nya, ada dua efek samping yang terjadi yang tidak pernah ia perkirakan sebelumnya. Pertama, ia menemukan kembali minatnya semenjak ia mulai membuat blog. Kedua, yang lebih penting, ia mulai lebih menghargai cara pandangnya sendiri. Ketika setiap hari meng-update blog-nya, ia mulai hati-hati dan ia mulai merasakan bahwa perspektifnya adalah unik dan penting untuk disuarakan.

Menulis blog atau blogging setiap hari akan membuat blogger menjadi penulis yang lebih percaya diri. Dengan terbiasa mengekspresikan pikiran pada blog-nya, seorang blogger dapat dengan lebih baik mengartikulasikan opininya. Blog bahkan dapat menjadi semacam terapi jiwa.

Blogger menurut sifat dasarnya bukanlah reporter. Mereka berperan sebagai editor dalam blog-nya masing-masing dan dalam sebuah dunia dengan budaya media yang telah jenuh, blog menjadi suara-suara alternative yang menyuarakan bunyi independen dalam setiap ulasannya. Blog bukanlah obat mujarab untuk budaya yang telah jenuh dengan media, tapi mudah-mudahan blog adalah salah satu peredanya. Demikian tulisan Rebecca Blood.

Pada tulisannya di Star Telegram, Frances Katz menulis bahwa blog adalah generasi kedua dari Home Page Pribadi. Bahwa Home Page Pribadi adalah tempat anda menyimpan foto keluarga, foto anda, dan kemudian mendistribusikan informasi kepada lingkaran kecil teman-teman dan keluarga. Sementara itu. blog dirancang untuk pengunjung. Blog memiliki suara spesifik dan kepribadian. Blog karenanya adalah kepanjangan interaktif dari pembuatnya (Enda Nasution; copywriter, pemilik, serta penikmat blog).


Sumber: Mulyanto, Assep Purna. 2008. GO! BLOG. Bandung: Oase Media.

MINERAL BIJIH

Mineral untuk industry dicari pada endapan dari mene bahan yang diinginkan dapat diambil dengan biaya rendah. Makin tinggi konsentrasi mineral yang dikandungnya makin tinggi nilainya endapannya. Tingkat konsentrasi suatu endapan dinyatakan dalam grade. Apabila grade suatu endapan dibawah standar, berarti endapan tersebut tidak ekonomis (non-profit) jika dikerjakan. Untuk membedakan suatu endapan mineral profit atau non-profit, dipergunakan istilah bijih yang berarti suatu agregat atau kumpulan mineral yang salah satu atau lebih dapat diekstraksi logam yang dikandungnya dan mendatangkan profit. Misalnya endapan yang dalam atau di lokasi yang sulit dicapai, dan dianggap non-profit, maka endapan tersebut tidak termasuk bijih. Juga bila harga pengolahan dan harga pasaran berfluktuasi, suatu saat endapan mineral dikatakan sebagai bijih dan di saat lain bukan lagi.


Sumber: Sapiie, Benyamin, dkk. anonim. Geologi Fisik. Bandung: ITB.

CADANGAN MINERAL

Banyak negara industry kaya akan berbagai jenis endapan mineral (dalam sejumlah volume batuan terkandung pengayaan satu atau beberapa mineral) yang dieksploitasi. Saat ini tidak ada satu negarapun mempunyai cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan industrinya, sehingga berlangsung perdagangan, Hal ini disebabkan oleh:

  1. Keberadaan mineral yang berguna terbatas dan hanya dijumpai pada tempat tertentu di muka bumi.

  2. Jumlah cadangan mineral tertentu yang tersedia pada satu tempat juga terbatas, sehingga perlu mencarinya di tempat lain. Misalnya di Inggris, abad yang lalu terkenal sebagai Negara pertambangan, yang memproduksi dan mengekspor timah, tembaga, tungsten dan besi. Namun sekarang endapan yang diketahui sudah habis dikerjakan.

  3. Endapan mineral tidaklah seperti tumbuhan atau hewan, yang dapat berkembang, selama dan setelah habis dieksploitasi, tidak akan terbentu kembali (unrenewable).

Ada tiga golongan endapan mineral yaitu mineral logam, batuan dan mineral industry, dan endapan energy. Mineral yang terkonsentrasi membentuk endapan logam (metallic deposits) disebut mineral bijih (ore minerals). Batuan dan mineral industry diperlukan lebih ke sifat fisik dan kimianya.


Sumber: Sapiie, Benyamin, dkk. anonim. Geologi Fisik. Bandung: ITB.

Jumat, 21 Mei 2010

LARUTAN HIDROTERMAL atau PRESIPITASI


Cairan yang menyebabkan metasomatisme yang kaya akan H2O dan bersuhu 2500 atau lebih di namakan larutan hidrotermal (dari bahasa Yunani, hidro-air termal-panas). Larutan hidrotermal membentuk urat-urat (veins) dengan mengendapkan bahan yang terlarut seperti kuarsa atau kalsit dalam rekahan. Veins terbentuk jika larutan hydrothermal mengendapkan mineral-mineral dalam rekahan terbuka. Biasanya veins semacam ini dijumpai di daerah aktivitas volkanik.

Selain itu dapat juga menghasilkan ubahan pada batuan yang dialirinya. Larutan hidrotermal mempunyai peranan penting dalam pembentukan cebakan mineral yang berharga, dengan membentuk urat-urat dan alterasi batuan. Cebakan mineral berharga hasil larutan hidrotermal lebih banyak dijumpai dari pada tipe lainnya. Komposisi utama dari larutan hidrotermal adalah air.

Airnya selalu mengandung garam-garam, sodium khlorida, potassium khlorida, kalsium sulfat, dan kalsium khlorida. Kadar garam yang terlarut sangatlah bervariasi, mulai dari salinitas air laut yaitu 3.5% berat sampai puluhan kalinya. Larutan yang sangat “asin” (barin, kadar garam tinggi) dapat melarutkan sedikit mineral yang tamoaknya tidak larut seperti emas, kalkopirit, galena dan sfalerit.

Larutan hidrotermal terjadi dalam beberapa cara. Salah satunya peleburan magma yang terjadi oleh parsial basah yang mendingin dan mengkristal, air yang menyebabkan peleburan parsial basah dilepaskan. Namun tidak sebagai air murni, tetapi mengandung semua unsure yang dapat larut yang terdapat pada magma seperti NaCl dan unsure kimia: emas, perak, tembaga, timbal, zinc, merkuri dan molybdenum, yang tidak terikat kuarsa, feldspar, dan mineral lain dengan substitusi ion. Suhu yang tinggi meningkatkan efektifitas larutan yang sangat asin ini untuk membentuk endapan mineral hidrotermal. Larutan lainnya berasal dari air hujan atau air laut yang bersirkulasi jauh didalam kerak. Ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Endapan mineral yang terbentuk dari volkanisme pematang tengah samudra dinamakan volcanogenic massive sulfide deposits. Batuan kerak samudra yang kaya akan piroksen menghasilkan larutan mengandung Cu dan Zn. Hasilnya, endapan volcanogenic massive sulfide kaya akan copper dan zinc.

Pada black smokers, cairan hydrothermal yang naik berwarna hitam disebabkan oleh partikel sufida besi dan presipitasi mineral lain merupakan cerobongnya dari larutan yang mendingin oleh air laut yang dingin. Struktur seperti cerobong terdiri dari pyrite, chalcopyrite, dan mineral bijih lainnya diendapkan oleh larutan hydrothermal.

Volkanisme dan panas merupakan satu kesatuan. Oleh karena itu wajar bila banyak endapan mineral berasosiasi dengan batuan volkanik panas yag dimasuki air yang bersirkulasi di kedalaman, yang berasal dari air hujan atau air laut. Banyak sekali endapan mineral dijumpai pada bagian atas tumpukan volkanik, yang diendapkan saat larutan hidrotermal bergerak naik, mendingin dan mengendapkan mineral bijih.

Saat larutan hidrotermal bergerak perlahan ke atas larutan akan mendingin sangat lambat. Jika mineral terlarut diendapkan (precipitated) dari larutan ini akan menyebar jauh dan luas sehingga tidak cukup terkonsentrasi membentuk endapan bijih. Namun apabila larutannya bergerak cepat seperti melalui rekahan yang terbuka pada massa batuan yang hancur (shattered) atau lapisan tefra porous dimana aliran agak lancer pendinginannya dapat berlangsung secara tiba-tiba dan pada jarak yang pendek. Presipitasi cepat cepat dan konsentrasi mineral menghasilkan cebakan mineral. Pengaruh lainnya adalah penurunan tekanan yang cepat, mengubah komposisi larutan karena bereaksi dengan batuan di sekitarnya, dan mendingin akibat bercampur dengan air laut dapat juga menyebabkan presipitasi cepat dan membentuk konsentrasi cebakan.



Sumber:

Sapiie, Benyamin, dkk. anonim. Geologi Fisik. Bandung: ITB.



ASAL CEBAKAN MINERAL

Semua mineral bijih merupakan endapan mineral, karena masing-masing merupakan pengayaan satu atau beberapa mineral atau mineraloid. Tetapi tidak begitu sebaliknya, tidak semua endapan mineral merupakan bijih.

Bijih merupakan istilah ekonomis, sedangkan endapan mineral merupakan istilah Geologi. Bagaimana, dimana, dan mengapa endapan mineral terbentuk merupakan dari hasil satu atau lebih proses geologi.

Pada pembentukan endapan, beberapa proses atau kombinasi proses haruslah membawa dan melokalisir pengayaan satu mineral atau lebih. Untuk mengklasifikasi endapan mineral, dilakukan melalui proses pengelompokan dasar (principal consentrating process). Mineral terkonsentrasi dalam lima cara:

  1. Konsentrasi oleh panas, larutan (mengandung air) mengalir melalui rekahan dan pori dalam batuan kerak, membentuk endapan mineral hidrotermal.

  2. Konsentrasi oleh proses magmatic dalam tubuh batuan beku membentuk endapan mineral magmatic.

  3. Konsentrasi oleh pengendapan (presipitasi) air danau atau air laut menghasilkan endapan sedimenter.

  4. Konsentrasi oleh aliran air dalam arus atau sepanjang pantai, membentuk placer.

  5. Konsentrasi akibat proses pelapukan membentuk endapan mineral residual